Sabang Dulu dan Sekarang

IMG20190203111010
Sabang, dipandang dari Goa Sarang

Yang saya maksud Sabang dulu adalah tahun 2010 dan 2011. Di kedua tahun tersebut, saya jalan-jalan ke Sabang untuk pertama dan kedua kalinya. Yang saya maksud Sabang sekarang adalah tahun 2019, ketika saya untuk ketiga kalinya ke Sabang, tepatnya 3-4 Februari 2019. Lanjutkan membaca “Sabang Dulu dan Sekarang”

Takengon: Keliling Lut Tawar

IMG20190217070343
Danau Lut Tawar dan Kota Takengon, difoto dari Pantan Terong

Aceh punya danau yang cukup besar dan bagus, yaitu Danau Lut Tawar. Sekeliling Danau ini sebagian besar adalah perbukitan hijau. Satu sisi di barat danau, yang daratannya agak datar, merupakan Kota Takengon. Nah, saya berenam, satu mobil, mengelilingi danau ini pada Sabtu 16 Februari 2019. Lanjutkan membaca “Takengon: Keliling Lut Tawar”

Ingin Keliling Lagi

Sekarang usia saya 32 tahun. Sudah punya anak satu. Istri juga satu. Tapi gejolak jalan-jalan masih seperti anak umur dua puluhan, yang belum punya anak istri. Tiba-tiba terbayang kembali perjalanan saya waktu umur 25 tahun, setahun sebelum nikah.

Waktu itu, yah biasalah, anak muda baru kerja, punya uang sedikit maunya jalan-jalan. Saya ikutan komunitas Backpacker Indonesia. Tapi kadarnya rada kronis. Sampai keluar kerjaan untuk jalan-jalan keliling Sumatera selama tiga bulan. Sendirian. Lanjutkan membaca “Ingin Keliling Lagi”

Camping di Pulau Pari Bersama Keluarga

Ini adalah catatan perjalanan saya bersama anak (4 tahun) dan istri ke Pulau Pari pada 15-16 Agustus 2018.

IMG20180915113132
Pulau Pari

Sejak sebelum subuh kami sudah berangkat naik motor ke Dermaga Pelabuhan Kali Adem Muara Angke. Parkirannya nempel langsung dengan pelabuhan yang isinya kapal-kapal ke Pulau Seribu. Ongkos parkir 24 jam pertama Rp25.000 plus tambahan Rp1.000/jam kalau lewat dari 24 jam. Lanjutkan membaca “Camping di Pulau Pari Bersama Keluarga”

Ramahnya Marapi

Perjalanan kali ini berbahaya, bukan karena alamnya, tetapi karena saya menjadi sadar bahwa saya bisa pergi sendirian ke gunung. Bisa menyebabkan ketagihan.

Kamis siang, 16 Agustus 2018, saya tersadar, teman-teman saya pada ngambil jatah hometrip ke rumahnya masing-masing. Kami adalah tim proyek yang ditugaskan di Pekanbaru. Sore itu sebagian besar berangkat ke bandara untuk pulang. Mereka sudah sadar sejak lama bahwa ini long weekend. Saya sadarnya telat, jadi kehabisan tiket pesawat (yang masuk budget).

Konsultasi sana sini, diputuskan malam ini berangkat menuju Gunung Marapi (2891 mdpl) di Sumatera Barat. Dijemput travel jam 8 malam. Saya pesan travel TST (Tri Sakti Travel: 085365370003/085278303900) rute Pekanbaru – Padang, turun di Koto Baru, bayarnya Rp160.000. Mobilnya Innova. Ini termasuk kelas eksekutif karena penumpang hanya lima. Kalau yang ekonomi penumpang tujuh, bayarnya Rp130.000.

Di tas, hanya bawa jaket, baju, celana, dan handuk hotel Lanjutkan membaca “Ramahnya Marapi”

Cari Damai di Eling Bening

IMG20180301171936
Eling Bening

Pas lagi ada meeting di Banaran Resort, saya mampir ke Eling Bening. Ini adalah tempat wisata mata. Buat yang matanya suntuk-suntuk, melihat layar laptop melulu, nah di sini pas untuk cuci mata. Pemandangannya luar biasa, ada hamparan Danau Rawa Pening di bawah sana, dengan latar bermacam-macam gunung, mungkin salah satunya Gunung Merbabu. Jalan raya dengan mobil-mobil yang melintas jarang-jarang, membuat pemandangan semakin hidup. Lanjutkan membaca “Cari Damai di Eling Bening”

Baluran, Taman Nasional yang Tak Biasa

BWI DSC_2196 miftah
Rusa liar di Baluran. Foto: Miftah

Disebut tak biasa karena kita bisa ketemu langsung dengan beberapa hewan liar dari dalam mobil. Jadi begini, bayangkan sebuah luasan taman nasional, yang di tengah-tengahnya dibuatkan jalan untuk mobil lewat. Sebetulnya jalan yang dibuat itu adalah jalan yang digunakan oleh hewan-hewan liar yang ada dalam taman nasional. Tapi mungkin karena terlalu sering mobil lewat, orang lewat, motor lewat, jadi hewan-hewannya juga malas lewat jalan itu kali ya.. Hanya sedikit Lanjutkan membaca “Baluran, Taman Nasional yang Tak Biasa”