Arsip untuk Juli 17th, 2017

17
Jul
17

Sehari di Taman Safari Prigen

Tulisan ini cerita dan pengalaman saya jalan-jalan ke Taman Safari Prigen selama satu hari: Rabu, 12 Juli 2017

Saya juga baru tahu ada Taman Safari di Prigen, Jawa Timur. Jadi tidak hanya di Puncak, Bogor.

Tiket Prigen

Tiket Taman Safari Prigen 2017

Tiket masuk ada 3 jenis tergantung paket, Rusa, Badak, atau Gajah (yang termahal, pastinya yang paling komplit). Harga juga dibedakan antara Weekday, Weekend, dan Turis Asing. Jadi total ada 9 varian harga. Saya pilih paket Badak di Weekday, harganya Rp150.000. Karena bawa rombongan dan ada koneksi orang dalam, jadi bisa dapat memo diskon 15%.

Atraksi pertama adalah Safari Adventure. Kita di dalam mobil, nyetir sendiri, lihat hewan-hewan di kanan kiri. Kalau pas hewan herbivora boleh buka kaca. Ada beberapa yang beli wortel atau sayur di luar, terus dia kasih waktu di dalam. Maksudnya supaya hewan herbivora mau mendekat ke mobil. Untuk apa? Untuk difoto, atau untuk dipegang, atau untuk nakutin anak yang nakal di dalam mobil, atau untuk bangunin supir yang ngantuk. Ya terserah saja. Beberapa hewan besar yang bisa kita lihat dari dalam mobil: Llama, bison, rusa, jerapah, gajah, sapi tanduk panjang.

20170712_155657Banyak juga hewan karnivora, tentu beda kandang dengan yang herbivora. Dipisah dengan tembok-tembok tinggi. Jangan berani-beraninya buka kaca kalau sedang di dalam kandang karnivora. Apalagi coba memberi makan dari dalam mobil. Beberapa hewan yang bisa kita lihat: harimau, singa, dan beruang. Sebetulnya banyak, tapi saya lupa.

Ujung Safari Adventure adalah parkiran luas, dan ramai. Buat apa mereka ramai-ramai di sana? Sebetulnya ini urusan mereka, tapi dari yang saya amati, kira-kira sebagian besar mereka adalah orang-orang yang bersenang hati ingin berekreasi. Sebagian kecil mungkin ada yang bersedih hati karena harus berdagang, harus mengurusi hewan, harus melatih hewan supaya kalian pengunjung bersenang hati. Juga ada sebagian yang tidak jelas bersenang hati atau bersedih hati, karena mereka adalah supir yang matanya ditutup di dalam mobil.

Karena yang terlihat pertama adalah atraksi-atraksi seperti di Dufan, maka ke sanalah saya berjalan. Ada roller coaster, ontang-anting, kereta-keretaan. Kora-kora… di mana Kora-kora? Sayang sekali tidak ada kora-kora. Sebagian besar permainan untuk anak-anak sih, agak kurang cocok buat dewasa.

Merasa permainannya kurang bikin deg-degan, saya jalan ke dalam, lewat Jembatan Buaya. Kalau yang di bawah jembatan isinya ikan paus, mungkin namanya berubah jadi Jembatan Ikan Paus. Jembatannya bergoyang dan ada tulisan maksimal 20 orang di jembatan. Harusnya setelah tulisan itu diberi bintang, lalu diberi keterangan di bawahnya: kalau tidak mau dipeluk buaya. Dan harusnya diperjelas juga, itu 20 orang dengan bobot berapa, karena 30 orang @50kg lebih ringan daripada 20 orang @80kg. Kalau perlu ditanyakan juga dia punya tanggungan KPR, cicilan mobil, atau tidak, agar tahu beban pikirannya seberat apa.

20170712_155720

Sebelum lewat Jembatan Buaya

Lewat Jembatan Buaya, nah sekarang gantian, kalau tadi di Safari Adventure kita yang dikurung dalam mobil, sekarang gantian binatang yang dikurung. Seperti di Ragunan, tapi tidak sebanyak koleksi Ragunan. Ada harimau putih, harimau cokelat, bekantan, orang utan, burung-burungan. Yang keren, dia punya penguin! Kita bisa lihat penguin berenang dari kaca yang ada di pinggiran kolam.

Sekitar jam 1 siang saya ikut atraksi lumba lumba Dolphin and Friends. Keren! Gimana ya bisa melatih lumba-lumba sampai bisa ikuti instruksi instruktur, buat lompat bareng nyentuh bola 5 meter di atas kolam, berenang dengan gaya sesuai instruksi. Ada komentar negatif di Tripadvisor, bahwa lumba-lumba sebetulnya tidak diperlakukan menjadi hewan pertunjukan seperti itu. Lumba-lumba juga tidak suka dengan suara tepuk tangan. Buat saya sih ini menghibur. Tapi buat lumba-lumba gimana ya? Jalan tengahnya gimana ya supaya kita terhibur, lumba-lumba juga tidak merasa terganggu?

Jam 2 siang, atraksi aneka satwa Jungle Boy. Ini yang menurut saya paling bagus. Lucu. Atraksi dimulai dengan tiba-tiba masuk serombongan marmut yang jalan berbaris. Kok bisa ya melatih marmut jalan? Marmutnya sekitar belasan. Bersih-bersih dan lucu-lucu. Terus ada ceritanya, pembalak liar membabat hutan, hewan-hewan melawan dan menang. Tapi itu di Taman Safari. Di kenyataannya beda.

Atraksi Bird Watching dimulai jam 3 sore. Setiap burung dikasih nama. Mereka punya atraksi masing-masing. Ada burung rangkong, burung pemakan bangkai, burung hantu, burung kakaktua. Ini juga bikin saya bingung, gimana ngajarin burung sampai bisa ikuti instruksi kita? Disuruh lewati lingkaran semacam hoola hoop, dia mau. Disuruh say halo dia mau. Disuruh ambil mencit dia mau. Cuma disuruh ambil ikan di kolam saja yang dia bingung. Bolak balik lewat gak dapat-dapat.

Tiger Show jam 3.30 sore menurut saya paling biasa. Dan kasian. Kenapa? Karena harimau diumpani daging disuruh nyebur ke kolam. Jadi basah semua gitu. Harimau disuruh manjat batang tinggi, seperti dalam lomba panjat pinang. Diumpani daging, dan harimaunya langsung naik sampai belasan meter (kira-kira).

Di atraksi-atraksi itu, hampir tidak ada yang antri. Semua dapat kebagian duduk, kecuali Bird Watching. Untuk permainannya juga tidak ada yang antri, termasuk roller coaster tidak antri. Untuk Safari Adventure, tidak ketemu mobil yang ngetem lama-lama sehingga mobil di belakangnya harus nunggu dengan bosan dan banyak complain di Tripadvisor. Saya aman… Hidup weekdays gak di kantor deh pokoknya.




Juli 2017
S S R K J S M
« Jun    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31