29
Agu
15

Journeys with the Caterpillar

Perbedaan cara pandang membuat sang objek menjadi semakin berwarna. Shivaji Das adalah seorang India yang membuat Indonesia, terutama Flores dan Sumba, semakin kaya. Caranya memandang Indonesia tentu saja berbeda dengan cara orang Indonesia memandang Indonesia. Itu yang membuat e-book berjudul Journeys with the Caterpillar ini terlihat berbeda dari kebanyakan buku catatan perjalanan.

E-book ini berkisah pengalaman pribadi Das yang ditulis dengan sudut pandangnya yang begitu personal. Bagaimana dia mencoba “kabur” dari pekerjaan kantornya di Singapura untuk berlibur selama tiga minggu. Bagaimana dia mengomentari tipologi toilet, toilet di Bali begini, toilet di Wae Rebo begini. Begitu personal…

Perhatikan bagaimana Das menjuluki Indonesia sebagai negara sachet: Indonesia is a sachet nation, every shop displays worms of colourful sachets selling everything from shampoo to chili paste to car wash. Dia pun takjub dengan yang namanya Warung Padang, sebuah tempat makan mini dengan lebih dari dua puluh pilihan masakan.

Sebetulnya perjalanan Flores-Sumba ini bukanlah perjalannya yang pertama di Indonesia. Dia pernah ke Ijen, Dieng, Jogja, dan daerah lain. Das sudah terbiasa dengan miskomunikasi seperti ketika ia tersesat di Labuan Bajo, lalu penduduk lokal yang ditanyanya menunjukkan arah ke kanan dengan tangan mengarah ke kiri. Atau seperti ketika dia sedang jalan-jalan ke Probolinggo, supirnya (orang Indonesia) menanyakan “Why do we go back to Probolinggo?” yang setelah beberapa waktu baru disadarinya bahwa “Why” yang dimaksud sang supir adalah “When”.

Dalam perjalanan Das, dia menemukan betapa uniknya Flores dan Sumba. Dia menyebut Sumba sebagai Texas-nya Indonesia, karena sebuah kebiasaan yang sama: anak lelaki selalu menghabiskan harinya di atas punggung kuda.

Perjalanan wisata Das banyak yang beririsan dengan perjalanan wisata turis pada umumnya. Dia tidak meninggalkan pemandangan sawah yang berpola seperti jaring laba-laba di manggarai. Dia juga tidak melewatkan indahnya danau tiga warna Kelimutu. Tapi tentu saja dengan sudut pandang yang berbeda.


0 Responses to “Journeys with the Caterpillar”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Agustus 2015
S S R K J S M
« Jul   Sep »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

%d blogger menyukai ini: