Buku Bekas di Solo

kios-kios buku yag mayoritas bekas di solo. Dok: Iqbal

Setelah main ke alun-alun Solo, aku mampir ke Tourist Information Center, dekat Sri Wedari. Lumayan, dapat peta wisata Solo gratis. Petugasnya juga kasih info tentang penginapan-penginapan murah, yang Rp 50 ribuan.

Sebetulnya targetku bukan itu, tapi toko-toko buku bekas di belakang Sri Wedari. Kata temanku, kalau nyari buku bekas yang murah ya di situ. Aku tidak punya target mau cari buku apa, tapi kalau ada yang menarik yang beli.

Ada puluhan kios yang berjejer di sepanjang jalan itu. Tidak ada kios yang besar sendiri mendominasi. Kira-kiri mirip Kuitang di Jakarta atau samping Taman Pintar di Jogja. Bedanya, took-toko di Solo ini berjejer lurus, kalau di Jakarta dan Jogja toko-tokonya bergerumul membentuk kotak.

Aku beli buku Lonely Planet SouthEast Asia (tapi terbitan 1998) cuma Rp 25.000, aku juga borong majalah Intisari & Reader’s Digest 10 buah total Rp 25.000, sama beli buku Kabut di Kampus Biru karangan AA Navis Rp 20.000.

Majalah-majalahnya tergolong baru loh. Aku ke sana Februari 2011, tapi majalah terbitan akhir 2010 sudah ada di situ.

Iklan

Penulis: Iqbal

cinta dunia jurnalistik dan rekayasa genatika...

4 thoughts on “Buku Bekas di Solo”

  1. Do you mind if I quote a few of your articles as long as I provide credit and sources back to your website?
    My blog site is in the exact same niche as yours and my users would
    definitely benefit from a lot of the information you present here.
    Please let me know if this okay with you. Thanks!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s