20
Nov
09

Eco Fashion dari Kacamata Merry Pramono

Tertarik dengan eco-fashion, saya coba cari tahu lebih dalam lagi tentangnya. Wah, ternyata desainer susah ditemui di beberapa hari terakhir. Padahal di awal-awal banyak yang sering nongkrong di press room Jakarta Fashion Week 09/10. Kesempatan terbuang sia-sia.

Tidak patah arang, saya coba tanyakan ke beberapa desainer via email. Baru Ibu Merry Pramono yang membalas. Berikut email yang saya kirim:

Dear Ibu Merry Pramono

Perkenalkan, saya Iqbal, salah satu yang meliput acara Jakarta Fashion Week 09/10 di blog pribadi saya, https://sagoeleuser5.wordpress.com/ .

Isu lingkungan terus merebak belakangan ini. Saya berencana menggali eco-fashion lebih dalam lagi. Kalau berkenan, saya mohon pendapatnya tentang eco-fashion di Indonesia:

1. Apakah akan menjadi suatu isu yang bakal menjadi lebih besar lagi sehingga eco-fashion mempunyai nilai lebih tersendiri, atau justru akan menjadi isu basi yang akan ditinggalkan ?

2. Siapa tokoh desainer yang mati-matian memperjuangkan fashion ramah lingkungan di Indonesia ?

Terima kasih.

Salam

Iqbal

Berikut jawabannya:

Dear Mas Iqbal,

Pertama-tama, mohon maaf saya baru sempat membalas email mas Iqbal hari ini, semoga tidak terlambat ya mas. Maklum, dari kemarin masih wara-wiri ke Pacific Place dan kontrol workshop saya.

Untuk pertanyaan 1, sudah pasti eco-fashion di Indonesia akan menjadi sesuatu yang signifikan di masa yang akan datang. Alasannya adalah pertama, saat ini masyarakat lebih kritis & lebih peduli terhadap lingkungan, karen sudah banyak sekali gejala alam (global warming) yang mengharuskan kita untuk peduli terhadap lingkungan.

Alasan kedua, fashion di Indonesia selalu mengikuti perkembangan tren fashion internasional, dimana di sana sudah banyak fashion designers atau organisasi-organisasi yang membuat gerakan eco-fashion. Walaupun masih dalam kelompok minoritas, akan tetapi mereka sudah ada kesadaran untuk memberi penyuluhan pada petani-petani bagaimana untuk membuat cotton organic yang ramah lingkungan & ekonomis.

Jika dikaitkan dengan apa yang terjadi Indonesia, mungkin masih jauh dari idealisme eco-fashion, karena kita sendiri (komunitas fashion) masih berjuang untuk menggalakkan pemakaian kain-kain lokal/tradisional, (batik, tenun dll). Akan tetapi, sudah pasti kita sebagai fashion designers, merasa tugas kita tidak hanya membuat karya yang indah dalam bentuk pakaian, tetapi juga pakaian yang ramah lingkungan, pakaian yang merupakan produk bertanggung jawab terhadap lingkungan, terhadap pemakainya, dan juga terhadap buruh-buruh yang membuat bahan tersebut.

Pertanyaan ke-2, sampai saat ini, menurut saya belum ada desainer yang mati-matian memperjuangkan fashion ramah lingkungan di Indonesia. Hal ini dikarenakan memang karena dana untuk penyuluhan dan proses pembuatan eco-fashion belum ada, jadi belum ada SDM yang memenuhi kriteria untuk membuat pabrik dalam negeri untuk dijadikan produk ready-to-wear.

Sepengetahuan saya, kemarin pada saat JFW, Lenny Agustin mencoba membuat pakaian dari fiber singkong. Dia ingin mencoba untuk mempraktekkan eco-fashion. Tapi seperti saya bilang, bahan tersebut belum bisa mempunyai nilai jual sebagai produk karena bahannya seperti kertas, jika dicuci akan memuai di air, jadi seratnya hilang. Namun demikian, saya salut dengan usaha Lenny Agustin, karena saya tau usahanya pasti sangat membutuhkan research trial and error yang membutuhkan waktu, energi, dan dana yang cukup.

Oke, mungkin sekiranya seperti ini mas jawaban saya. Mohon maaf jika ada salah kata. Terima kasih.

Salam

Merry Pramono


2 Responses to “Eco Fashion dari Kacamata Merry Pramono”


  1. Januari 25, 2010 pukul 9:42 am

    Wow, web nya bagus nihhh
    Sukses ya

  2. Januari 25, 2010 pukul 10:07 am

    wah, terima kasih banyak…=)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


November 2009
S S R K J S M
« Okt   Des »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

%d blogger menyukai ini: