17
Nov
09

Senyum Dibalik Show Yayasan Jantung Indonesia

Beberapa pria sedang sibuk mengangkat harpa, butuh sekitar lima orang untuk memindahkannya dari atas panggung. Ah, saya telat. Bahkan siapa yang nyanyi pun gak tau. Acara selanjutnya pembukaan oleh ketua Yayasan Jantung Indonesia. Dalam sambutannya, Ibu ketua (saya lupa namanya) minta maaf karena dalam undangan salah nulis nama. Harusnya Harry Darsono tapi di undangan ditulis Harry Dharsono.

Pameran mulai. Warna-warnanya warna-warni banget, serasa lagi ada di pinggir pantai. Modelnya gak beraksi seperti model biasanya. Modelnya ikut bersosialisasi dengan penonton. Sesama model juga saling berinteraksi. Kalau model yang kemarin-kemarin kan jalannya di satu garis lurus dan pandangannya di satu titik di depan. Yang ini gak begitu sama sekali. Pas tampil, nama modelnya disebutin satu satu, lengkap dengan keterangan, “The Ambassador of…..(bla bla bla)”. Mereka yang menjadi model adalah ibu-ibu dari Korps Diplomatik Negara sahabat, pengusaha maupun Sosialita Jakarta.

Karena memang bukan model professional seperti pada sesi Jakarta Fashion Week 09/10 lain, ujung catwalk sempat macet. Gara-gara seorang model yang heboh dengan penontonnya. Baru jalan lima langkah, udah dadah-dadahin penonton. Jalan lima langkah lagi, dadah-dadah lagi. Padahal tiga model di belakangnya nungguin dia balik ke peraduan, maksudnya gentian gitu, yang lain kan mau gaya di ujung catwalk juga.

Ada juga kejadian di ujung catwalk lagi gaya tiba-tiba gak seimbang, mau jatuh. Salah satu model jalan datar begitu aja sampai ujung, terus langsung balik, tanpa bergaya sama sekali. Kebayang dong fotografer yang udah nunggu momen gaya itu tiba-tiba modelnya melengos gitu aja. Haha. Penonton riuh. Kadang celetukan-celetukan dari wartawan juga bikin ketawa.

Sandra Angelia, miss Indonesia juga dilibatkan memamerkan sebuah busana yang lebih eksklusif di banding yang lain (bagi saya). Semua yang dipamerkan itu adalah koleksi indah dari Private Museum Harry Darsono.

Susan Bahtiar, Ambassador Yayasan Jantung Indonesia ambil suara setelah show busana selesai, “Kita harus tahu bahwa penyebab kematian wanita di Indonesia adalah penyakit jantung. Kita banyak kasih info ke masyarakat, baik lewat media cetak maupun elektronik.” Di akhir acara, YJI memberikan penghargaan pada semua ibu-ibu yang telah berpartisipasi

Satu sesi Harry Darsono show yang berjudul Go Red for Woman (Perempuan, waspadalah!) ini dilaksanakan dalam rangka kampanye kesehatan sebagai kegiatan peringatan kaum perempuan terhadap bahaya penyakit jantung dan pembuluh darah. Pesan secara global ini disampaikan oleh Federasi Jantung Sedunia terhadap 167 Organisasi Perhimpunan Kardiologi dan Yayasan-Yayasan Jantung Sedunia dari 100 negara dari kawasan Asia Pasifik, Eropa, termasuk negara-negara Timur Tengah, Amerika, Afrika, dan Indonesia.

Salah satu karya Harry Darsono. Dok: JFW 09/10.


2 Responses to “Senyum Dibalik Show Yayasan Jantung Indonesia”


  1. 1 safa_butterfly
    November 19, 2009 pukul 11:11 pm

    adibusana yang diciptakan harry darsono mang jempol abis… (^.^)
    misi kemanusiaan berbalut fashion… yah semoga misi nya tercapai..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


November 2009
S S R K J S M
« Okt   Des »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

%d blogger menyukai ini: