Poppy, Dina, Taruna, dan Putu dalam Satu Sesi

logoJFW001Acara Jakarta Fashion Week 09/10 telat sekitar satu jam. Jadi sesi kedua di hari ke tiga ini yang seharusnya manggung jam 3 jadi ngaret sampai jam 4. Poppy Darsono yang mulai manggung pertama. Temanya Recapturing Banyumas. Mengangkat kembali gaya Banyumas tempo dulu diaduk dengan gaya khas Poppy. Kain-kain batik Banyumas mendominasi dengan motif burung dan bunga yang berwarna cokelat. Inspirasinya lucu, “Saya mendapat inspirasi dari pembantu rumah saya yang berasal dari Banyumas. Saya terpikat dengan corak batik Banyumas yang kerap ia pakai, yang warna-warnanya menonjol. Di antara warna gelap yang mendominasi, muncul warna dan corak terang. Sangat menarik,” antusias Poppy.

Beberapa dilengkapi dengan topi-topi tinggi yang dimacam-macamin. Ada yang ditempel bunga-bungaan, ada yg dikasih mahik-manik. Kalaupun gak memakai topi, rambutnya yang disanggul panjang ke atas. Batik jadi membanggakan banget deh di bawah karya Poppy. Lagu yang diputar waktu show juga bikin senyum. Lagunya daerah banget, berasa lagi di pedalaman Jawa.

_Z4D2970
Recapturing Banyumas! Dok: JFW 09/10.

Dina Midiani mengangkat tema Pilgrim. Konsepnya penuh dengan gaya busana longgar khas peziarah. Musiknya special dari Viki Sianipar yang sempat heboh dengan lagu Sinanggar Tulo yang dia ubah jadi nge-rock, dan kaum tua akhirnya banyak yang ngamuk-ngamuk. Haha. Justru perhatian dari penonton malah kepecah ke Viki. Di tengah-tengah show, Viki yang tadinya megang semacam ukulele jadi megang gitar listrik. Lengan kanannya dirobek, motif ngerock-nya baru nongol setelah sebelumnya lapisan putih disobeknya. Performance yang unik…=)

_RVN4111
Viki di tengah-tengah show. Dok: JFW 09/10.

Taruna K dengan tema Intersect-nya terlihat banyak mencampur warna merah dan cokelat. Menggambarkan wanita yang kurang percaya diri dan selalu dilemma.

_RVN4202
Paduan cokelat dan merah dari karya Taruna. Dok: JFW 09/10.

COINCE ENTRE DEUX. Nah loh. Itu tema yang dibawa Putu Aliki sebagai penutup sesi ini. Kalau di-translate ke Bahasa Inggris; Stuck in Between. Kejepit di tengah-tengah, hehe. “Koleksi ini menggambarkan kontradiksi kehidupan ala kota modern –Paris- dan kehidupan tradisional, dengan gaya berpakaian suku asli Vietnam (Monk) yang saya sadur ke gaya modern (Modern look). Hasilnya gaya yang terlihat konservatif dan eksotis tapi sekaligus modern,” singkap Putu. Tapi agak kurang perfect show-nya. Model yg terakhir mau jatuh karena kostumnya yang meleber banget.

_MON5578
COINCE ENTRE DEUX. Dok: JFW 09/10.
Iklan

Penulis: Iqbal

cinta dunia jurnalistik dan rekayasa genatika...

1 thought on “Poppy, Dina, Taruna, dan Putu dalam Satu Sesi”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s