APPMI; Salah Satu Dalang

logoJFW001

Penggila fashion mana yang gak kenal dengan APPMI (Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia)? Bisa dibilang, kumpulan desainer-desainer bersemangat ada di sana. Sebenarnya ada satu lagi kumpulan desainer, namanya IPMI (Ikatan Perancang Mode Indonesia). Tapi kali ini saya mau cerita APPMI.

Hari ini dan besok, semua desainer yang menguasai fashion tenant adalah anggota APPMI. Pada awal konpres Jakarta Fashion Week 09/10 tadi pagi, Taruna Kusmayadi sebagai ketua umum APPMI cerita banyak hal tentang asosiasinya. APPMI lahir tahun 1993. Penggagasnya adalah tokoh-tokoh yang peduli betul dengan perkembangan dan bisnis mode Indonesia. Sebut saja Poppy Dharsono, Harry Dharsono, dan Pia Alisjahbana. Mereka tidak perlu diragukan lagi dalam memajukan bisnis mode Indonesia.

Taruna bertutur, “Segala sesuatu yang bersifat membangun dan memajukan dunia fashion Indonesia, tentunya APPMI akan selalu mendukung. Bukan hanya untuk unjuk kreativitas, melainkan juga untuk membuka pasar baru. Market lokal saja masih banyak yang belum tergarap, apalagi market internasional. JFW merupakan salah satu ajang penting agar kita bisa melangkah ke target itu.”

Untuk masuk jadi anggota APPMI lumayan panjang jalannya. Menurut Taruna, dia harus lulus dari sekolah-sekolah fashion. “Kalau dia punya label, juga sudah punya pengalaman 3 tahun, kita (APPMI) bisa interview. Yang interview ini mulutnya kayak silet, keriting-keriting pertanyaannya. Haha. Kalau kita setuju dengan mereka, apa dia sanggup bayar uang masuk dan iuran? Itu juga jadi salah satu syarat. Untuk Jakarta iuran masuk 20 juta, tapi di daerah lain beda-beda, tergantung kebutuhan. Kita mau generasi yang baru-baru ini termotivasi. Kita gak rekrut desainer-desainer hebat yang sudah punya jalannya masing-masing.”

Seorang wartawan nyela, “Lah, tapi kan ada desainer-desainer hebat yang sudah ada di dalam badan APPMI?” Taruna langsung jawab, “Kalau senior yang ada di dalam juga punya pembelajaran sendiri, mereka otomatis akan termotivasi, kan gak mau kalah dengan juniornya.”

Selain anggota biasa, ada anggota luar biasa. Ada pemikiran tersendiri menjadikan seorang menjadi anggota luar biasa. “Kalau dia punya niat memperbesar fashion Indonesia, maka kita akan jadikan anggota luar biasa, seperti Yongky Komaladi. Ada juga 2 jurnalis yang jadi anggota luar biasa kita.”

Seorang wartawan di sebelah saya cerita banyak hal juga tentang APPMI. Tapi kebanyakan sepertinya tidak perlu diceritakan, sepertinya rahasia yang cukup orang fashion saja yang tahu. Sssstt !!!

Dia bercerita sebetulnya ini bukan acara terbesar yang digarap IPPMI. “Ada yang namanya Jakarta Fashion and Food Festival (JFFF), selalu di bulan Mei dan selalu di Kelapa Gading. Ini yang paling besar di Indonesia. Agenda APPMI lain yang gak kalah serunya yaitu Fashion Tendance, tmpatnya selalu pindah-pindah, tapi kebanyakan di JCC,” katanya. Sukses buat APPMI !

Iklan

Penulis: Iqbal

cinta dunia jurnalistik dan rekayasa genatika...

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s