20
Mei
09

Earth from Above

earth from above

Ada sebuah program cantik di Metro TV, judulnya Earth Above Us. Kalau tidak salah ditayangkan setiap hari Sabtu pukul 8 malam. Kemudian ditayangkan ulang beberapa kali dalam jangka waktu seminggu. Di dalamnya diceritakan betapa jahatnya manusia yang selama ini mengeksploitasi alam dengan membabi buta, tanpa peduli apa yang dirasakan alam yang sebetulnya secara tidak langsung akan mengancam manusia juga.

Di salah satu tayangannya, program ini bercerita tentang ketergantungan petani India terhadap produk-produk kimia (pupuk, pestisida, dsb) dari perusahaan-perusahaan raksasa. Karena semakin tingginya harga produk-produk tersebut, banyak petani yang dikejar-kejar hutang. Para pemilik toko menagihnya setiap saat. Tidak kuat dengan keadaan itu, banyak petani yang bunuh diri. Tercatat ada sekitar 25 ribu petani India yang bunuh diri karena malu dikejar pemilik toko.

Melihat kenyataan tersebut, ada seorang revolusioner (saya lupa namanya) yang berkeliling ke petani-petani India untuk mengajak kembali ke pertanian natural, atau di Indonesia disebut-sebut sebagai pertanian organic. Tokoh ini memasukkan doktrin bahwa menggunakan bahan-bahan kimia itu memang meningkatkan produktivitas tapi sekaligus membeli racun untuk dirinya sendiri.

Bisa dikatakan, doktrinasinya berhasil, banyak petani yang kembali ke pertanian organic. Tiba-tiba si tokoh ini mendapat tuntutan dari perusahaan-perusahaan besar yang menjual produk-produk kimia tadi. Sang perusahaan besar mengatakan bahwa si tokoh India ini tidak mendukung ketahanan pangan dunia bla bla bla. Padahal, semua orang tahu bahwa itu hanya kedok karena penjualan produknya berkurang di India. Entah bagaimana akhir dari cerita si tokoh ini, saya lupa.

Di akhir program, dikatakan bahwa mereka (tim pembuat program itu) telah melepaskan 64 ton karbondioksida dalam membuat programnya (penggunaan helicopter, pesawat, dsb). Jumlah itu sama dengan jumlah pelepasan karbondioksida oleh 7 orang Perancis dalam setahun. Karena itu, mereka merasa telah merusak alam. Maka mereka menyumbangkan sejumlah uang kepada sebuah LSM yang bergerak dalam program konversi bahan bakar dari kayu menjadi biogas dari kotoran hewan.

Saya perjelas sedikit. Jadi ada di satu sudut di bumi ini yang masyarakatnya menggunakan kayu sebagai bahan bakar untuk memasaknya. Kemudian ada LSM yang mencoba mengubah kebiasaan itu karena akan mereduksi jumlah tanaman yang ada di bumi yang itu berarti mengurangi penyerapan karbondioksida. LSM ini memberikan alat masak yang berbahan bakar panas matahari. Entah bagaimana mekanismenya, yang jelas kayu yang ditebang akan berkurang, itu tujuannya. Nah, si program Earth Above Us ini menjadi salah satu penyumbang dana dalam menggerakkan LSM ini. Hebat, kan!

Iklan

0 Responses to “Earth from Above”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Mei 2009
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

%d blogger menyukai ini: