10
Des
08

Attila: Di Mana Saya Melintas, Rumput Tidak Tumbuh Lagi

attila the hun

attila the hun

Ada sebuah game yang cukup digandrungi anak muda, yaitu Age of Empire. Di dalamnya kita disuruh memilih menggunakan suku apa untuk berperang. Sebuah suku yang cukup unik ada di dalamnya: The Huns! Kelebihan menggunakan suku ini adalah tidak perlu membangun rumah untuk penduduknya. Dia punya satu pasukan elit, yaitu tarkan, pasukan berkuda yang handal dalam menghancurkan bangunan.

Saya penasaran. Saya gali lebih dalam lagi. Berdasarkan sejarah, Huns memang suku nomaden alias suka pindah-pindah. Mungkin karena sifatnya ini maka dia tidak butuh rumah. Asalnya dari Asia Tengah. Di dalamnya ada beberapa etnis, dua di antaranya yang terkenal adalah etnis turki dan mongol. Mereka menjadi semakin kuat pada abad ke-4 M.

Yang namanya manusia zaman dulu (mungkin juga masih sampai sekarang), selalu rakus kekuasaan, tidak pernah puas dalam menguasai wilayah. Di abad ke-5, The Huns membuat sebuah kerajaan namanya Hunnic Empire. Waktu itu Attila yang memimpin.

Attila ini orang gila. Kata-kata yang terkenal darinya, “Di mana saya melintas, rumput tidak tumbuh lagi.” Ia dinobatkan sebagai raja paling sadis di dunia. Beberapa wilayah yang pernah jadi koleksi dia: Balkan, Serbia, Bulgaria, Yunani.

Semakin menggila. Semakin banyak sekutu yang dilibatkan. Serangan yang paling besar melibatkan 700.000 pasukan. Waktu itu Eropa Barat yang jadi sasaran. Perang di Eropa Barat cukup panjang kala itu. Kemenangan besar!

Entah ini dibuat-buat sama sejarawan atau memang betulan. Setelah serangan besar-besaran itu, Attila pulang ke istananya. Dia dapat istri baru, namanya Illdico. Malam itu mereka langsung memadu kasih. Pagi harinya, Attila ditemukan tanpa nyawa dengan darah mengucur dari hidungnya. Akhir yang tragis.


5 Responses to “Attila: Di Mana Saya Melintas, Rumput Tidak Tumbuh Lagi”


  1. Desember 10, 2008 pukul 3:29 am

    Wah, suka main AGEM jg bal? Tanding yuk 😀

    Tp walau gitu, bngsa hun masih kalah kalau lawan pasukan cavalrynya prancis. Paladinnya gila-gila-an.

  2. Desember 10, 2008 pukul 3:36 am

    ahh…tp tetap Chu Ko Nu Cina yg paling jd andalan…
    Paladin tinggal disodok2 sm pasukan murah halberdier jg KO..
    hehee…boleh jg tu tantangan tandingnya…

  3. Desember 11, 2008 pukul 4:55 pm

    http://hidup.wuu.jp/

    Nice Blog…

    Ada sejarahnya juga loh tentang attila the hun

  4. Desember 11, 2008 pukul 7:19 pm

    nice post.
    silahkan submit artikel blog anda di Dunia-Online.com – Berbagi Berita dan Artikel Online untuk mendatangkan pengunjung lebih banyak.

  5. Desember 11, 2008 pukul 9:33 pm

    gw kok ga pernah bisa ya maen game2 semacam AoE dll? paling banter the sims, sim city, dll. ya gw cewek sih ya, hhe.

    btw, emang bisa apa cuma karena dia lewat trus rumput ga numbuh lagi? lebay ah tu orang. =P


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Desember 2008
S S R K J S M
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

%d blogger menyukai ini: