Demo Flashmob (?)

flashmob, cara elegan untuk mengaspirasikan suara hati
flashmob, cara elegan untuk mengaspirasikan suara hati


Apa yang lo bayangin kalo tiba2 puluhan orang joget2 di tengah kota? Atau tiba-tiba 200 orang datang ke lobi hotel Hyatt sambil tepuk tangan selama 15 detik? Orang gila? Weits, jangan nilai buku dari sampulnya mas. Kalo sendirian joget trus gak pake baju ya mungkin, tapi kalo gerombolan gini bisa jd itu flasmobers….

Tersebutlah seorang lelaki yang agak kelebihan otaknya, Bill Wasik. Dia yg katanya sih bikin flash mob untuk pertama kalinya. Kamus webster milenium udah masukin kata flashmob dlm perbendaharaan katanya, yang artinya: kumpuulan orang yang diorganisir lewat internet dan dengan cepat berkumpul di tempat umum, ngelakuin hal-hal aneh, trus kabur aja gitu. Nah, kalo berdasarkan definisi kamus inggris-indo dari gramed yg khas dengan tiga corengan warna kuning-ijo-merah-nya itu, gak ada kata flashmob di sini. Indonesia memang ketinggalan sekali dalam hal-hal beginian. Tapi bukan itu bahasan kali ini.

Flashmob ini bukan tanpa tujuan. Misalnya flashmobers di Rumania yang janjian ngumpul trus menutup mulut dengan selotip sambil jogging bareng di tengah kota. Maksudnya mereka nyindir pemerintahan Rumania yang ngebuat rakyatnya harus ”Do what you are told and do not comment!”. Atau sekumpulan orang yg ngumpul di depan McD sambil makan pisang yang ternyata nyindir manajemen McD situ yang belum manfaatin komoditas lokal mereka sendiri, yaitu pisang.

Flashmobing pertama yang diatur sama Wasik di Manhattan, May 2003. Dia ngumpulin sekitar 100 orang di sebuah toko pada waktu tertentu. Setiap didekati pelayan toko, mungkin mo nanya mo beli apa kali ya, si flashmobers selalu bilang, ”Gw tinggal di daerah sini, di gudang2 pinggiran New York. Kami ke sini mau belanja love rug.” Gw juga gak tau love rug di situ maksudnya apa. Tapi dari serangan itu, sepertinya mereka mau bilang kalo boleh2 aja bisnis di daerah NY tapi perhatiin juga dong orang-orang di daerah pinggiran.

Ada lagi contoh lain. Di London, suatu hari tepat pukul 7.18 pm, gerombolan orang joget2 sambil dengerin lagu What You Do-nya Biig Bass. Mereka memang sudah diinstruksiin untuk bawa iPod yang ada lagu What You Do-nya dan mereka juga diinstruksiin buat nyetel lagu itu sambil joget2 pk 7.18pm.

Demo2 di Indo bisa seperti itu gak ya? Tentunya dengan menghilangkan maksud2 politik tertentu dan memelekkan mata orang Indo dengan internet. Mungkin gak ya?

Jadi, kita gak perlu bakar2 ban lagi. Atau bertindak pengecut ngeblokir jalan depan kampus yg giliran dikejar polisi kabur ke dalam kampus dengan memanfaatkan hak wilayah kampus yang gak boleh dimasukin polisi.

Iklan

Penulis: Iqbal

cinta dunia jurnalistik dan rekayasa genatika...

1 thought on “Demo Flashmob (?)”

  1. susah boss. keknya belom seru demo tanpa bakar-bakar sesuatu. hha. tapi bagus idenya. lucu aja gitu. bikin gih sana. =P gw pasti dukung. uhuuii (imel lo banget).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s