21
Apr
08

“Gak Lillahi Ta’ala lo!”

Waktu itu, 20 April 2008, saya berjalan dari perempatan Cawang ke arah jembatan UKI untuk naik bis ke Bogor. Seorang ibu berumur 40an memanggil saya. Dia meminta uang Rp300 untuk ongkos angkot ke Rawa Sari. Setahu saya, itu di daerah Rawa Mangun, berlawanan arah dengan arah jalan saya. Ibu itu harus menyebrang dulu untuk bisa naik angkot ke arah Rawa Sari.

Sebelumnya, saya pernah dimintai uang oleh Bapak2 tua yang katanya kehabisan ongkos. Ternyata Bapak tua itu bohong. Ketika saya tawarkan bantuan untuk mengantar langsung ke rumahnya di Sukabumi, dia menolak.

Nah, ketika Ibu2 itu mengaku kehabisan ongkos, saya teringat Bapak2 tua yang bohong itu. Berikut percakapan yang terjadi dengan Ibu2 Pencari Ongkos (IPO):

IPO: Maaf de’…

IQB: Kenapa Bu?

IPO: Saya mau balik ke Rawa Sari de’…Minta uang tiga ratus de’, lillahi ta’ala

IQB: Rawa Sari yang di Rawa Mngun itu ya Bu?

IPO: Iya

IQB: Saya antar yuk Bu, kita nyebrang dulu…*berdoa IPO itu menolak tawaran saya*

IPO: Ahh…gak percaya amat sih…gak lillahi ta’ala lo!!

IQB: *lohh??*

Hehe, itu bisa jadi tips ampuh buat ngecek IPO/BPO itu bohong atau nggak. Tapi Anda harus menerima risiko mengantarkan IPO/BPO ke tempat tujuan. Tapi gak juga sih. Anda bisa pura2 mendapatkan telepon lalu acting cemas sambil ngomong: Waduhh, koq dadakan sih rapatnya? Iya, saya segera ke sana… Terus, pasang muka kecewa ke IPO/BPO. Silakan mencoba!


1 Response to ““Gak Lillahi Ta’ala lo!””


  1. Juli 3, 2008 pukul 7:17 am

    Wah cerdas tuh caranya… Boleh.. boleh..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


April 2008
S S R K J S M
    Jun »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

%d blogger menyukai ini: